Sekumpulan anak kecil sedang menawarkan dagangan koran mereka kepada orang-orang yang sedang sibuk melakukan aktivitas masing-masing di sekitar pusat perbelanjaan. Salah seorang di antara mereka menawarkan dagangannya dengan menangis. Dia terlihat begitu sayu dan tubuhnya sangat kurus. Yah.. Dapat disimpulkan bahwa anak tersebut sedang kelaparan. Dia sedang merasakan lapar yang teramat sangat, sehingga menawarkan dagangan korannya dengan tubuh yang gemetar dan menangis.
Sungguh pemandangan yang memilukan..
Seseorang yang sedari tadi mengamati anak tersebut, lalu menghampirinya serta bertanya, "Kenapa Nak kamu menangis??"
Anak tersebut menjawab, "Saya lapar..."
Sangat singkat sekali jawabannya, tetapi rasa lapar itu benar-benar sedang menggerogoti lambungnya.
Orang tersebut lalu mengajaknya duduk sambil membelikan makanan serta mengajaknya bicara.
Setelah makanan yang dipesan telah diantar, langsung saja anak itu melahap makanannya dengan sangat rakus.
Sangat terlihat begitu laparnya dia.
Orang tersebut lalu membuka pembicaraan...
O : "Nak, Ibu dan Ayahmu dimana ??"
A : "Ibu di rumah, Ayah sudah lama meninggal"
O : "Lho, Ibumu nggak kerja??"
A : "Nggak, aku jualan koran. Trus aku ngasih setoran ke Ibu."
Orang tersebut sangat terkejut mendengar pengakuan si anak.
Lalu dia melanjutkan...
O : "Trus uangnya ini kamu buat apa Nak??"
A : "Nggak tau, kan uangnya aku setorin ke Ibu."
O : "Kamu nggak mau sekolah Nak?? Kamu masih terlalu kecil buat kerja seperti ini. Anak seusia kamu umumnya kan sekolah.."
A : "Ya ini yang bisa aku lakukan untuk nyambung hidup Mbak. Masalah pintar atau nggak itu nggak penting. Yang penting sekarang itu urusan perut. Ibu bilang aku nggak perlu sekolah, yang penting kerja"
Mendengar itu, orang tersebut berkata dalam hati, "Masya Allah... Betapa kasihannya anak ini serta anak-anak yang lain yang berprofesi sama.. Untuk apa mereka dilahirkan di dunia ini jika hanya menjadi pekerja loper koran seperti ini.. Apa maksud dari orangtua mereka yang tidak mengizinkan mereka untuk bersekolah, untuk mengenyam pendidikan agar kelak mereka dapat dibanggakan?? Untuk apa mereka dilahirkan hanya menjadi suruhan orangtua yang tidak bertanggungjawab untuk merawat mereka??"
Fenomena seperti ini sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari..
Padahal seharusnya..
MEREKA DILAHIRKAN KELAK UNTUK MENJADI PEMIMPIN BANGSA !!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar